background img

Cara menggunakan Siwak / Miswak

siwak125 Cara menggunakan Siwak / Miswak

anfaku.com – Siwak atau miswak, bisa juga dikatakan sebagai organic tooth brush, berbentuk batangan, diambil dari akar dan ranting segar tanaman arak (Salvadora persica) yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika dan berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon Arak adalah pohon yang kecil, seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, diameternya lebih dari 1 kaki, jika kulitnya dikelupas warnanya agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna coklat dan bagian dalamnya berwarna putih, aromanya seperti seledri dan rasanya agak sedikit pedas.

Waktu-waktu yang Disunnahkan untuk Bersiwak

1. Setiap akan shalat dan wudhu

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Seandai aku tdk memberatkan umatku niscaya aku perintahkan mereka utk bersiwak tiap kali berwudhu.”

2. Ketika masuk rumah

Syuraih bin Hani` pernah berta kepada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Apa yg mulai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan apabila beliau masuk rumah?” Aisyah menjawab: ‘Beliau mulai dgn bersiwak’.”

3. Saat bangun tidur di waktu malam

Hudzaifah ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun di waktu malam beliau menggosok mulut dgn siwak.”

4. Ketika hendak membaca Al-Qur`an

Dengan dalil sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

Siwak itu membersihkan mulut diridhai oleh Ar-Rabb.”

5. Saat bau mulut berubah

Perubahan bau mulut bisa terjadi krn beberapa hal. Di antaranya: krn tdk makan dan minum krn memakan makanan yg memiliki aroma menusuk/tak sedap diam yg lama/tak membuka mulut utk berbicara banyak berbicara dan bisa juga krn lapar yg sangat demikian pula bangun dari tidur.

Cara menggunakan Siwak / Miswak

Adapun cara untuk menggunakan siwak/miswak itu sendiri adalah sebagai berikut;

1. Batang atau cabang siwak dipotong berukuran pensil dengan panjang 15-20 cm. Stick kayu siwak ini dapat dipersiapkan dari akar, tangkai, ranting, atau batang tanamannya. Stick dengan ukuran diameter 1 cm dapat digigit dengan mudah dan memberikan tekanan yang tidak merusak gusi apabila digunakan.

2. Kulit dari stick siwak ini dihilangkan atau dibuang hanya pada bagian ujung stick yang akan dipakai saja.

3. Siwak yang kering dapat merusak gusi, sebaiknya direndam dalam air segar selama 1 hari sebelum digunakan. Selain itu, air tersebut juga dapat digunakan untuk kumur-kumur.

4. Bagian ujung stick siwak yang sudah dihilangkan kulit luarnya digigit-gigit atau dikunyah-kunyah sampai berjumbai seperti berus.

5. Bagian siwak yang sudah seperti berus digosokkan pada gigi, dan bisa juga digunakan untuk membersihkan lidah.

Cara Bersiwak

Adapun cara bersiwak tidak ada ikhtilaf antara ulama, bahwa didalam kitab Syama’il Imam Tirmidzi, dalam hadist Rasul saw, bahwa Rasul saw. bersiwak dengan kayu arak, dan memulainya dari pertengahan, lalu ke arah kanan lalu ke kiri, demikian diulangi sebanyak 3 X.

Imam Ghazali rahimahullah melengkapi caranya, yaitu:

· Meletakkan siwak di jajaran gigi tengah bagian atas,

· lalu mendorongnya ke arah kanan sampai ke ujungnya,

· lalu turunkan ke jajaran bawah kanan ujung,

· lalu mendorongnya kembali ke tengah jajaran bawah,

· lalu kembali naik ke tengah jajaran atas,

· lalu mendorongnya ke arah kiri sampai ujungnya,

· lalu turunkan ke jajaran bawah kiri ujung,

· dan mendorongnya lagi ke tengah di jajaran bawah.

Perlu di ketahui mengenai Bersiwak

Satu kali anda bertasbih kepada Allah dengan diawali siwak, maka dihitung 70X bertasbih. Shalat dengan diawali siwak, akan terhitung 70X shalat. Dua rakaat shalat tahajjud diawali dengan siwak, maka dihitung 140 rakaat tahajjud.

Tags Related
You may also like
Comments
  • comment avatar prayuza August 15, 2010

    mantaaf infonya sob..mungkin bisa di artikan menggosok gigi yah,karena di indonesia kan agak susah cari siwak..,makasih sob nambah ilmu nih

    • comment avatar andi August 15, 2010

      skarang mah siwak udah banyak di jual gan…. di toko2 islami ada yg jual ko’….

  • comment avatar dedy pura August 19, 2010

    saya sudah mengunakan siwak slama 4 tahun
    tapi saya gunakan pada bulan rohmadan aja
    saya mau tau cerita siwak or miswak asal mula na

  • comment avatar Anak SMP August 20, 2010

    Apakah Siwak di indonesia masih ada, cos sejak dulu ku cari kayu siwak sulit di dapat di negara ini

    • comment avatar admin August 20, 2010

      aga susah emang…. di toko perlengkapan haji biasanya ada yg jual

  • comment avatar azzaam October 19, 2010

    kalau mau beli siwak onlie, ada yang jual, bymuslim.com

  • comment avatar ramdzi December 13, 2010

    oo .. berarti siwak baru yang mau dipakai harus direndam dulu 1 hari?

    • comment avatar admin December 15, 2010

      ujungnya yg mau di pake aja yg di rendam…..

  • comment avatar ramdzi December 15, 2010

    saya baru tahu .. syukron pak.

  • comment avatar fit fit February 12, 2011

    numpang ambil sikit tulisannya ya :)

  • comment avatar panji March 28, 2011

    dikatakan diatas kalo mau menggunakan siwak hanya memotong kulit yang ingin digunakan saja, tapi saya sudah memotong seluruh kulitnya, apakah tidak apa-apa??

    terimakasih

    • comment avatar admin March 31, 2011

      Ya sebaiknya jangan di potong semua kulitnya, karna gunanya untuk melindungi batang yang ada di dalam, buang kulit secukupnya saja…

Your email address will not be published. Required fields are marked *